Bandung - Banyak kaum hawa yang ingin tampil dengan hak tinggi tapi kaki tidak pegal. Karena itu Diana Paramita pemilik DnC Shoes mencoba mengawinkan dua jenis sepatu yakni wedges dan flat shoes.
Menurutnya, flat shoes banyak digemari kaum hawa, selain modelnya yang simpel, santai dan membuat pemakainya bisa bergerak bebas. Namun agar mendapat kesan industrial pop, DnC mengeluarkan flat shoes dengan sol tinggi simetris.
Menurutnya, flat shoes banyak digemari kaum hawa, selain modelnya yang simpel, santai dan membuat pemakainya bisa bergerak bebas. Namun agar mendapat kesan industrial pop, DnC mengeluarkan flat shoes dengan sol tinggi simetris.
"Ide ini baru muncul awal tahun ini. Saya belum kasih nama, tapi kalau soal bentuk itu perpaduan dari beragam sepatu yang ada," ujar Diana kepada detikbandung.
Sebagai ciri khas, Diana tetap memberi sentuhan warna cerah pada sepatu barunya itu.
Varian lain yang ada di DnC shoes ini adalah sepatu brokat dan sepatu leopard. Seperti wedges leopard yang dipadukan dengan pita berwarna orange sangat terlihat manis saat dipakai di kaki. Bahkan menurut Diana, motif loreng tersebut menjadi best seller di outletnya.
Motif loreng ini dilekatkan pada wedges standar, platform wedges hingga ankle boots yang memikat.
Selain melekatkan motif leopard, Diana juga mengaplikasikan pita berbentuk standar hingga berbentuk bunga untuk diaplikasikan pada sepatunya.
"Sepatu itu harus nyaman, karenanya butuh diskusi dan ungkapan hati untuk membuat sepatu yang pas di hati dan nyaman di segala suasana," ujar Diana.
Saat ini Diana membuat sepatunya di sebuah bengkel yang ada di Cibaduyut. Sementara selain berjualan di Magland, produk DnC bisa ditemui di Jalan Sukasenang atau di facebook.
CREDIT : detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar